Iklan Adsense Otomatis

Analisis Aksesibilitas Website Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) Bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas Pendengaran Universitas Brawijaya

Analisis Aksesibilitas Website Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) Bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas Pendengaran Universitas Brawijaya

 

Gambar Halaman Utama Website PSLD Universitas Brawijaya Malang

BAB I

Pendahuluan

I.I Latar Belakang

Perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih menjadi salah satu faktor yang mendorong penyebaran informasi sehingga semakin meluas. Teknologi informasi dan internet berperan sebagai media dan sumber dari berbagai macam informasi sehingga membantu seseorang dalam proses penemuan dan pengaksesan informasi itu sendiri. Adanya penggunaan teknologi dan internet yang semakin masif pada era saat ini membuka kesempatan bagi setiap orang untuk dapat memproduksi dan mengkonsumsi informasi secara mudah dan meluas.

Menurut survey yang telah dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia tahun 2018 (APJII) mengenai penetrasi dan perilaku pengguna internet Indoensia menunjukkan bahwa sejumlah 171,17 juta dari total 264,16 juta jiwa penduduk Indonesia atau 64,8% menjadi penetrasi internet. Terdapat 3 alasan utama yang mendasari dalam penggunaan internet, yakni untuk berkomunikasi lewat pesan sejumlah 24,7 %, berselancar di sosial media sebanyak 18,9%, dan untuk mencari informasi terkait pekerjaan sebanyak 11,5%.

Dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya terdapat hak dan kesempatan yang besar bagi tiap individu untuk dapat mengakses internet tanpa terkecuali, baik oleh pihak-pihak dengan keterbatasan maupun tidak. Pihak dengan keterbatasan maksudnya adalah para penyandang disabilitas baik secara fisik maupun mental. Kedua kondisi ini tidak akan menghilangkan hak-hak mereka sebagai individu dan warga negara untuk mendapat kesempatan mengakses informasi yang mereka inginkan.

Hal ini diperkuat dengan hadirnya beberapa undang-undang yang secara jelas menjamin hak akses informasi dengan segala kondisi tanpa adanya diskriminasi dan hanya ada kesetaraan dan kesamaan kesempatan. Salah satu undang-undang yang mengatur mengenai hak akses ini adalah UU No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang menyatakan bahwasannya informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang yang berguna dalam pengembangan personal dan lingkungan kehidupan sosial serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional; hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik.

Bagi para penyandang disabilitas, peraturan dalam undang-undang ini semakin di spesifikan ke dalam UU No. 4 Pasal 5 yang menyatakan bahwa para penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam setiap aspek kehidupan dan penghidupan. Pernyataan tersebut selaras dengan era saat ini di mana perkembangan teknologi informasi semakin berkembang dan menghasilkan berbagai inovasi yang memungkinan para penyandang disabilitas untuk dapat mengakses informasi melalui teknologi informasi modern sehingga makna yang terkandung dalam UU dapat dilaksanakan.

Salah satu cara akses informasi yang dilakukan adalah dengan melalui website. Website menjadi salah satu platform yang saat ini banyak mengalami perkembangan oleh karena perannya sebagai sumber informasi. Dari hal tersebut, banyak instansi yang mulai menyadari pentingnya sebuah website untuk perkembanagan bisnis/bidang organisasi yang mereka lakukan. Oleh karena itu banyak instansi baik pemerintahan dan pendidikan yang terus berupaya untuk mengembangkan website karena kebermanfaatannya.

Kondisi ini kemudian menjadi salah satu alasan mendasar bagi Univeristas Brawijaya untuk membentuk Pusat Studi Layanan Disabilitas (PSLD) yang salah satu perannya sebagai wadah bagi para penyandang disabilitas dalam rangka pemenuhan informasi atau akses informasi, utamanya dalam proses pembelajaran sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama dengan mahasiwa tanpa disabilitas lain dalam hal kemampuan dan akses informasi yang menjadi haknya.

Menurut data statistik PSLD, menyebutkan bahwa jumlah penyandang disabilitas di Universitas Brawijaya berjumlah 155 mahasiswa dari angkatan tahun 2014-2019, dengan penyandang disabilitas pendengaran sejumlah 77 mahasiswa, disabilitas daksa sejumlah 28 mahasiswa, disabilitas penglihatan sejumlah 17 mahasiswa, sedangkan penyandang disabilitas lainnya berada dalam rasio kurang dari 10 mahasiswa tiap disabilitasnya. Itu artinya sejumlah kurang lebih 49 % mahasiswa penyandang disabilitas adalah disabilitas pendengaran. Oleh karena itu, penelitan ini berfokus untuk mengetahui aksesibilitas website bagi penyandang disabilitas pendengaran dalam kegiatannya mencari informasi melalui website PSLD.

Akasesibilitas itu sendiri adalah di mana website yang ada dapat dimanfaatkan dan digunakan seacara optimal oleh para pengguna sehingga dapat menjadikan keseluruhan pengguna baik penyandang disabilitas atau tidak, dapat dengan mudah memahami informasi yang terkandung di dalamnya. Aksesibilitas dapat juga dinilai dari apakah suatu informasi yang termuat dalam website dapat diakses oleh para penyandang disabilitas yang dalam penggunaannya harus bergantung pada perangkat atau teknologi khusus untuk memproses informasi online karena keterbatasan visual, pendengaran, mobilitas, atau kognitif mereka.

Aksesibilitas merupakan perwujudan kesamaan kesempatan individu dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan dalam masyarakat. Aksesibilitas merupakan perwujudan kemandirian dan partisipasi para penyandang disabilitas dalam segala bidang kehidupan di masyarakat. Pada akhirnya, aksesibilitas tidak hanya terkait dengan bangunan/fasilitas publik, akan tetapi lebih dari hal tersebut.

1.1 Rumusan Masalah

Dari latar belakang yang telah dikemukakan, maka rumusan masalah yang penulis susun adalah sebagai berikut :

1. 1. Bagaimana hasil analisis aksesibilitas website Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) bagi mahasiswa penyandang disabilitas pendengaran Universitas Brawijaya?

1.2 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis aksesibilitas website Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) Universitas Brawijaya bagi penyandang disabilitas.

1. Untuk mengetahui bagaimana analisis akasesibilitas website Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) bagi mahasiswa penyandang disabilitas pendengaran Universitas Brawijaya.

1.3 Manfaat Penelitian

Adapun pencapaian keberhasilan penelitian ini dapat memberikan manfaat yang dapat diambil adalah :

1. Manfaat Akademis

Penelitian ini diharapkan agar dapat memberikan sumbangan ilmiah bagi perkembangan ilmu informasi dan perpustakaan khususnya berkaitan tentang analisis akasesibilitas website Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) bagi mahasiswa penyandang pendengaran Universitas Brawijaya.

Diharapkan pula penelitian ini mampu digunakan sebagai referensi penelitian selanjutnya serta memperkaya penelitian-penelitian di bidang ilmu sosial dan ilmu informasi perpustakaan.

2. Manfaat Praktis

Adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada peneliti lain untuk melakukan penelitian yang sama dengan mempertimbangkan fenomena yang ada.

Untuk memberikan hasil analisis website untuk dijadikan bahan evaluasi bagi Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) Universitas Brawijaya.

tag: Analisis Website Disabilitas, Ilmu perpustakaan, Kelompok Khusus,